Cara Mengatasi Cegukan Terus Menerus pada Orang Dewasa dengan Aman
Cegukan yang muncul sesekali umumnya tidak menjadi masalah dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, pada kondisi tertentu, cegukan bisa berlangsung terus menerus dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Keluhan ini sering mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika terjadi berulang.
Cara mengatasi cegukan terus menerus pada orang dewasa dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana. Sebagian cara dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan alat khusus. Metode tersebut bertujuan membantu menghentikan kontraksi pada diafragma.
Selain itu, ada pula pendekatan lain yang berfokus pada pengaturan pernapasan atau memberikan rangsangan pada saraf tertentu. Cara-cara ini telah lama digunakan untuk meredakan cegukan yang sulit berhenti. Pemilihan langkah dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Untuk memahami langkah penanganan yang tepat, penting mengetahui penyebab serta cara kerja terjadinya cegukan sebelum masuk ke pembahasan utama.
Cegukan merupakan gerakan tiba-tiba pada diafragma yang terjadi secara berulang dan tidak disadari. Saat diafragma berkontraksi mendadak, pita suara akan menutup secara refleks sehingga menimbulkan suara khas “hik”. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang dewasa.
Ada beberapa hal yang dapat memicu munculnya cegukan. Makan atau minum dalam jumlah banyak dan terlalu cepat sering menjadi penyebab utama. Selain itu, konsumsi minuman yang terlalu panas atau sangat dingin juga dapat memicu kontraksi diafragma.
Minuman bersoda, minuman beralkohol berlebihan, serta kondisi emosional seperti stres, rasa takut, atau kegembiraan berlebih juga termasuk faktor pemicu. Pada sebagian orang, cegukan dapat muncul sebagai efek samping dari penggunaan obat tertentu. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi kerja saraf yang mengatur pernapasan.
Pada umumnya, cegukan akan mereda dalam hitungan menit. Namun, jika cegukan berlangsung lama dan tidak kunjung berhenti, diperlukan langkah khusus sebagai cara mengatasi cegukan terus menerus pada orang dewasa agar keluhan tidak semakin mengganggu.
Menahan Pernapasan Secara Bertahap
Menahan napas merupakan salah satu cara paling sederhana yang dapat dicoba saat cegukan muncul terus menerus. Teknik ini dilakukan dengan mengatur tarikan dan penahanan napas secara berurutan. Tujuannya adalah memengaruhi kadar gas dalam darah.
Metode ini dilakukan dengan menarik napas dalam-dalam, lalu menahannya selama sekitar 10 detik. Setelah itu, tanpa mengeluarkan napas, lakukan tarikan napas kembali dan berhenti sejenak. Tarik napas untuk ketiga kalinya dengan pola yang sama.
- Tarik napas dalam-dalam dan tahan selama 10 detik.
- Tanpa menghembuskan napas, tarik napas kembali dan berhenti sejenak.
- Ulangi tarikan napas hingga tiga kali berturut-turut.
Langkah ini dapat meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah. Peningkatan tersebut membantu menghentikan refleks yang memicu cegukan sehingga kontraksi diafragma dapat mereda.
Bernapas Menggunakan Kantong Kertas
Bernapas dengan bantuan kantong kertas juga dapat digunakan sebagai cara mengatasi cegukan terus menerus pada orang dewasa. Prinsipnya serupa dengan menahan napas, yaitu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam tubuh. Cara ini cukup mudah dilakukan.
Kantong kertas ditempatkan menutupi mulut dan hidung. Setelah itu, tarik dan hembuskan napas secara perlahan. Kantong kertas akan mengembang dan mengempis mengikuti irama pernapasan.
- Siapkan kantong kertas bersih.
- Letakkan di depan mulut dan hidung.
- Tarik dan hembuskan napas secara perlahan.
Teknik ini dapat dilakukan beberapa kali hingga cegukan berhenti. Penting untuk menghindari penggunaan kantong plastik karena dapat menempel di mulut dan berisiko mengganggu pernapasan.
Mengatur Posisi Tubuh dengan Memeluk Lutut
Mengubah posisi tubuh juga dapat membantu menghentikan cegukan yang tidak kunjung reda. Salah satu caranya adalah dengan memeluk lutut. Posisi ini memberikan tekanan ringan pada diafragma.
Untuk melakukannya, duduk atau berbaring telentang di tempat yang nyaman. Setelah itu, dekatkan lutut ke arah dada dan condongkan tubuh ke depan. Posisi ini dipertahankan selama kurang lebih satu menit.
- Duduk atau berbaring di permukaan yang nyaman.
- Dekatkan kedua lutut ke dada.
- Condongkan tubuh ke depan dan tahan sekitar 1 menit.
Tekanan yang terjadi pada area diafragma dapat membantu menghentikan kontraksi yang memicu cegukan. Dengan demikian, irama pernapasan dapat kembali normal.
Mencoba Teknik Valsava
Teknik Valsava dikenal sebagai salah satu cara yang cukup efektif untuk meredakan cegukan terus menerus. Cara ini dilakukan dengan mengatur tekanan saat menghembuskan napas. Langkahnya dapat dilakukan tanpa alat tambahan.
Teknik ini dilakukan dengan menutup hidung menggunakan jari hingga rapat. Setelah itu, hembuskan napas melalui hidung yang tertutup selama sekitar 10 hingga 15 detik.
- Cubit hidung hingga tertutup rapat.
- Hembuskan napas melalui hidung selama 10–15 detik.
Teknik Valsava dapat memengaruhi detak jantung dan tekanan di area tenggorokan, telinga bagian dalam, serta rongga dada. Perubahan ini membantu menghentikan cegukan yang sedang berlangsung.
Memberi Tekanan pada Titik Tubuh Tertentu
Beberapa titik pada tubuh dapat diberi tekanan untuk membantu meredakan cegukan. Tekanan ini bertujuan mengendurkan diafragma dan saraf vagus yang berperan dalam proses pernapasan. Saraf tersebut menghubungkan otak dengan organ pencernaan.
Salah satu titik yang dapat ditekan berada di ujung lidah. Tekan bagian ujung lidah lalu tarik perlahan ke arah luar sebanyak satu hingga dua kali.
- Tekan ujung lidah dan tarik perlahan ke depan.
- Ulangi sebanyak 1–2 kali.
Selain itu, menekan hidung atau memijat arteri karotis di kedua sisi leher dengan gerakan melingkar selama 5 hingga 10 detik juga dapat membantu menghentikan cegukan.
Mengonsumsi Makanan atau Minuman Pemicu Rangsangan
Rangsangan pada saraf yang berhubungan dengan diafragma juga dapat diberikan melalui makanan atau minuman tertentu. Cara ini sering digunakan saat cegukan sulit dihentikan dengan teknik pernapasan.
Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain minum air dingin, menghisap es batu, makan sedikit gula, mengisap lemon, atau menaruh setetes cuka di lidah.
- Minum air dingin.
- Menghisap es batu.
- Makan sedikit gula.
- Mengisap lemon.
- Menaruh setetes cuka di lidah.
Makanan dan minuman tersebut dapat merangsang saraf frenikus dan saraf vagus. Rangsangan ini membantu menghentikan kejang pada diafragma sehingga cegukan dapat teratasi.
Pada dasarnya, cegukan bukanlah kondisi yang berbahaya dan sering kali dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, jika cara mengatasi cegukan terus menerus pada orang dewasa telah dilakukan dan cegukan masih berlangsung lebih dari 48 jam, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.
Dalam kondisi tersebut, dokter dapat memberikan penanganan tambahan sesuai kebutuhan. Penanganan ini dapat mencakup pemberian obat tertentu seperti baclofen, chlorpromazine, atau metoclopramide untuk membantu menghentikan cegukan yang menetap.
Dengan penanganan yang tepat, cegukan yang berkepanjangan dapat dikendalikan dan tidak lagi mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kesimpulannya, cara mengatasi cegukan terus menerus pada orang dewasa dapat dilakukan dengan berbagai langkah sederhana hingga penanganan medis. Jika keluhan tidak mereda dalam waktu lama, konsultasi dengan dokter menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.
