7 Resep MPASI 1 Tahun Penambah Berat Badan Bayi
Resep MPASI 1 tahun penambah berat badan bayi perlu disusun dengan cermat agar kebutuhan energi harian Si Kecil tercukupi. Pada usia ini, berat badan yang bertambah sesuai tahapan usia menjadi salah satu indikator tumbuh kembang yang berjalan baik.
Selain berfungsi menambah bobot tubuh, MPASI juga berperan penting dalam memenuhi asupan zat gizi yang dibutuhkan tubuh bayi. Kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral harus hadir secara seimbang di setiap menu.
Agar menu tidak monoton, Bunda dapat menyajikan berbagai pilihan makanan dengan rasa yang lezat dan tekstur yang sesuai. Dengan begitu, Si Kecil dapat makan dengan lahap sekaligus memperoleh nutrisi yang optimal.
Melalui artikel ini, Bunda dapat menemukan ide resep MPASI 1 tahun penambah berat badan bayi yang praktis dan mudah diterapkan untuk menu harian selama satu minggu.
Pilihan Menu MPASI untuk Bayi Usia 1 Tahun
Pada usia 12 bulan, bayi umumnya sudah menunjukkan aktivitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kemampuan berjalan semakin lancar, rasa ingin tahu meningkat, dan energi yang dikeluarkan pun semakin besar.
Untuk menunjang kondisi tersebut, makanan yang diberikan perlu memiliki kandungan kalori yang cukup dan kaya zat gizi. Menu yang padat nutrisi membantu menjaga stamina sekaligus mendukung kenaikan berat badan yang sesuai.
Berikut ini beberapa resep MPASI 1 tahun penambah berat badan bayi yang dapat disajikan secara bergantian dan disesuaikan dengan selera Si Kecil.
1. Olahan Daging Gepuk untuk Menu Padat Gizi
Daging gepuk dapat menjadi pilihan menu karena memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang dapat disesuaikan dengan kemampuan makan bayi. Daging sapi dikenal sebagai sumber protein hewani, lemak, zat besi, dan vitamin B12.
Proses pembuatannya dimulai dengan merebus daging hingga empuk. Setelah itu, daging dimasak bersama bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, kemiri, dan sereh.
Tambahkan kaldu atau air mineral secukupnya, santan kental, serta bumbu penyedap sesuai selera. Masak hingga bumbu meresap dan cairan menyusut, lalu goreng sebentar sebelum disajikan bersama nasi hangat dan sayur favorit anak.
2. Menu Opor Ayam yang Lembut dan Mengenyangkan
Opor ayam cocok diberikan kepada bayi yang menyukai makanan berkuah. Daging ayam mengandung protein dan lemak yang membantu memenuhi kebutuhan energi harian.
Sebelum dimasak, daging ayam direbus sebentar untuk membersihkan kotoran. Bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, kemiri, kunyit, dan jahe ditumis hingga harum.
Masukkan kaldu ayam, daging ayam, daun salam, daun jeruk, dan sereh. Tambahkan santan serta bumbu penyedap, lalu masak hingga daging empuk. Kentang, tahu, atau telur rebus dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.
3. Soto Ayam Santan dengan Rasa Gurih
Soto ayam santan menjadi alternatif menu lain yang tinggi kalori. Bagian dada ayam dapat digunakan karena kandungan protein dan energinya cukup tinggi.
Agar kuah terasa lebih gurih, potongan ayam bertulang seperti sayap atau paha dapat dimasukkan untuk menghasilkan kaldu alami. Bumbu halus yang digunakan meliputi bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan merica.
Setelah ditumis, tambahkan air dan ayam, lalu rebus hingga matang. Masukkan daun salam, daun jeruk, sereh, dan lengkuas, kemudian tuangkan santan sambil diaduk perlahan hingga soto matang sempurna.
4. Sup Ayam dengan Telur Puyuh dan Sayuran
Sup ayam telur puyuh menghadirkan menu yang lebih berwarna dengan tambahan sayuran. Hidangan ini mengandung protein, serat, dan berbagai mineral.
Bawang merah dan bawang putih diiris lalu ditumis hingga harum. Setelah itu, tambahkan air dan potongan daging ayam sesuai pilihan.
Masukkan kentang dan wortel yang dipotong kecil, bumbu penyedap, daun bawang, daun seledri, serta telur puyuh rebus. Telur puyuh mengandung protein, lemak, dan zat gizi lain yang mendukung pertumbuhan bayi.
5. Omelet Daging sebagai Menu Praktis
Omelet daging dapat disiapkan dengan cepat dan praktis. Menu ini cocok dijadikan lauk atau camilan sehat.
Wortel dipotong kecil dan daun bawang diiris tipis. Telur bebek dikocok bersama daging sapi cincang, sayuran, susu UHT, bumbu penyedap, dan merica.
Parutan keju dapat ditambahkan untuk memperkaya rasa dan kalsium. Adonan digoreng hingga matang sempurna sebelum disajikan.
6. Semur Daging Kentang Telur yang Mengenyangkan
Semur daging kentang telur memberikan kombinasi protein dari daging sapi dan telur. Menu ini juga mengandung karbohidrat dari kentang dan nasi.
Daging sapi direbus terpisah hingga empuk. Bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, tomat, ketumbar, dan merica ditumis bersama bumbu pelengkap.
Tambahkan air, daging, kentang, kecap, dan telur rebus. Masak hingga matang dan sajikan sebagai menu utama kapan saja.
7. Nasi Goreng Udang dengan Telur Bebek
Nasi goreng udang telur bebek cocok disajikan sebagai menu sarapan. Udang mengandung protein, lemak, omega-3, vitamin, dan mineral.
Bawang merah dan bawang putih ditumis hingga harum, lalu telur bebek yang telah dikocok dimasukkan bersama udang.
Setelah matang, masukkan nasi dan bumbu penyedap. Daun bawang atau daun seledri dapat ditambahkan untuk aroma yang lebih sedap.
Beragam resep MPASI 1 tahun penambah berat badan bayi tersebut dapat disusun secara bergantian agar menu harian lebih bervariasi. Selain makanan utama, camilan tinggi kalori seperti pancake, bolu pisang, atau puding telur bebek dapat diberikan untuk membantu mendukung kenaikan berat badan dan tumbuh kembang Si Kecil.
