Cara Mengusir Tikus di Rumah yang Paling Ampuh
Tikus kerap menjadi masalah di rumah karena keberadaannya sering kali tidak disadari sejak awal. Hewan pengerat ini bisa muncul di dapur, gudang, atau area lain yang menyimpan makanan dan barang. Selain mengganggu kenyamanan, tikus juga dapat merusak perabot serta mengotori lingkungan rumah.
Masalah yang ditimbulkan tikus tidak hanya sebatas kerugian materi. Tikus dikenal sebagai pembawa penyakit menular yang berisiko bagi kesehatan penghuni rumah. Oleh karena itu, cara mengusir tikus di rumah yang paling ampuh perlu dilakukan dengan tepat dan aman.
Banyak orang memilih racun sebagai solusi cepat, tetapi cara ini memiliki risiko tersendiri. Racun tikus dapat membahayakan anak-anak dan hewan peliharaan jika tidak digunakan dengan benar. Karena itu, terdapat beberapa alternatif lain yang bisa dicoba sebelum memutuskan menggunakan racun.
Mengusir tikus tanpa selalu mengandalkan racun
Mengatasi tikus tidak selalu harus menggunakan racun kimia. Meskipun racun dikenal efektif, penggunaannya memerlukan kehati-hatian ekstra karena berpotensi membahayakan penghuni rumah. Risiko ini semakin besar apabila di rumah terdapat anak kecil atau hewan peliharaan.
Sebelum memilih racun, ada beberapa cara lain yang bisa diterapkan untuk mengusir tikus. Metode-metode ini relatif lebih aman dan tetap bertujuan membuat tikus tidak lagi berkeliaran di dalam rumah.
Berikut ini penjelasan lengkap mengenai berbagai cara mengusir tikus di rumah yang paling ampuh dan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal Anda.
1. Memanfaatkan aroma dari minyak esensial tertentu
Beberapa jenis minyak esensial memiliki aroma yang tidak disukai tikus. Minyak peppermint, minyak cengkeh, minyak kayu putih, dan kayu manis termasuk yang dapat digunakan untuk tujuan ini. Bau yang cukup menyengat dari minyak tersebut membuat tikus enggan mendekat.
Cara penerapannya cukup sederhana dan tidak memerlukan peralatan khusus. Minyak esensial hanya perlu diteteskan pada kapas hingga lembap, lalu kapas tersebut diletakkan di jalur yang sering dilewati tikus, seperti di dalam laci, lemari, atau dekat pintu masuk rumah.
2. Menggunakan larutan air cabai sebagai pengusir
Bubuk cabai dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengusir tikus tanpa harus menggunakan racun. Campuran bubuk cabai dan air menghasilkan larutan dengan aroma dan rasa yang tidak nyaman bagi tikus.
Larutan ini dapat disemprotkan ke beberapa area yang sering dilewati tikus, misalnya di sekitar kompor, bagian belakang lemari, atau di dalam laci. Saat menggunakan metode ini, penting untuk menghindari area yang mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan agar tidak terjadi iritasi atau gangguan pernapasan.
3. Memasang perangkap tikus di area yang tepat
Perangkap tikus menjadi salah satu cara mengusir tikus yang cukup sering digunakan. Alat ini dapat ditempatkan di dapur atau lokasi lain yang dicurigai sebagai tempat aktivitas tikus. Agar tikus tertarik masuk, perangkap biasanya perlu diberi umpan berupa makanan.
Tikus umumnya aktif mencari makan pada malam hari. Oleh sebab itu, perangkap sebaiknya dipasang pada sore hari sehingga hasilnya bisa diketahui keesokan pagi. Penempatan perangkap yang tepat akan membantu meningkatkan efektivitas metode ini.
4. Menangkap tikus dengan bantuan lem khusus
Selain perangkap, lem tikus juga dapat digunakan untuk menangkap tikus yang berkeliaran. Lem ini mudah ditemukan di toko kelontong maupun toko online. Penggunaannya dilakukan dengan mengoleskan lem pada papan atau alas datar.
Papan yang telah diolesi lem kemudian diletakkan di jalur yang sering dilalui tikus. Ketika tikus melintas, tubuhnya akan menempel pada permukaan lengket tersebut sehingga tidak dapat bergerak dan dapat segera dipindahkan jauh dari rumah.
5. Menyebarkan kapur barus di jalur tikus
Kapur barus juga dapat dimanfaatkan untuk mengusir tikus karena baunya cukup menyengat. Bahan ini bisa diletakkan di bawah lemari, laci, atau area lain yang sering dilewati tikus di dalam rumah.
Namun, penggunaan kapur barus perlu dilakukan dengan hati-hati. Kapur barus termasuk golongan pestisida yang mengandung naftalena dan paradichlorobenzene. Jika terhirup secara berlebihan atau terus-menerus, zat tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala, muntah, dan diare.
6. Menggunakan racun tikus sebagai pilihan terakhir
Apabila berbagai cara lain belum berhasil dan tikus masih sering muncul, racun tikus dapat dipertimbangkan. Meskipun efektif, metode ini memiliki risiko sehingga harus diterapkan dengan sangat hati-hati.
Racun tikus sebaiknya ditempatkan di area yang sulit dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan. Setelah bersentuhan dengan racun atau bahan kimia lainnya, tangan perlu segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir untuk mengurangi risiko paparan.
Langkah menjaga rumah agar tikus tidak kembali
Setelah tikus berhasil diusir atau tidak lagi terlihat, kebersihan rumah perlu dijaga secara konsisten. Wadah makanan harus selalu ditutup rapat dan sisa makanan tidak dibiarkan tercecer agar tidak menarik perhatian tikus.
Pintu dan jendela juga perlu ditutup dengan baik, terutama di area yang mudah menjadi akses masuk tikus. Jika ditemukan celah atau lubang di rumah, segera lakukan penutupan menggunakan bahan yang kuat seperti logam atau semen.
- Menutup rapat semua wadah makanan di dalam rumah.
- Membersihkan sisa makanan yang tercecer di lantai atau meja.
- Menutup pintu dan jendela, terutama pada malam hari.
- Menutup celah atau lubang dengan logam atau semen.
Bahan seperti saringan plastik, karet, vinil, busa, atau kayu sebaiknya tidak digunakan untuk menutup celah karena mudah digerogoti tikus. Apabila berbagai upaya sudah dilakukan tetapi tikus masih masuk ke rumah, bantuan jasa pengendali hama dapat menjadi solusi.
Jika terjadi gigitan tikus secara tidak sengaja saat melakukan upaya pengusiran, tangan perlu segera dicuci dengan air bersih dan sabun antibakteri. Setelah itu, tangan dikeringkan dan pemeriksaan ke dokter dianjurkan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Dengan menerapkan cara mengusir tikus di rumah yang paling ampuh secara tepat dan konsisten, lingkungan rumah dapat tetap bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh penghuni.
Kesimpulannya, cara mengusir tikus di rumah yang paling ampuh dapat dilakukan melalui berbagai metode yang aman dan sesuai kondisi rumah. Pemilihan cara yang tepat serta menjaga kebersihan menjadi kunci agar tikus tidak kembali.
