Cara Menggunakan Fitur Circle to Search di Berbagai Jenis Smartphone
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat digital secara fundamental. Salah satu inovasi paling mutakhir yang diperkenalkan oleh Google dan Samsung adalah fitur Circle to Search. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari informasi apa pun yang muncul di layar ponsel mereka hanya dengan gerakan melingkar atau coretan sederhana tanpa perlu berpindah aplikasi.
Bayangkan Anda sedang menonton video di YouTube atau menelusuri beranda Instagram, lalu melihat sepasang sepatu yang menarik atau landmark kota yang tidak Anda kenali. Sebelumnya, Anda harus menutup aplikasi, membuka peramban atau Google Lens, lalu mendeskripsikan apa yang Anda lihat. Kini, dengan Circle to Search, semua hambatan tersebut hilang. Kemudahan ini memberikan efisiensi luar biasa dalam aktivitas digital sehari-hari, baik untuk kebutuhan belanja, edukasi, maupun sekadar memuaskan rasa ingin tahu.
Meskipun pada awalnya fitur ini bersifat eksklusif untuk beberapa perangkat kelas atas saja, saat ini ketersediaannya mulai merambah ke berbagai jenis smartphone Android lainnya. Memahami cara kerja dan cara mengaktifkannya menjadi penting agar Anda dapat memaksimalkan potensi perangkat yang ada di genggaman Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Circle to Search, mulai dari kompatibilitas hingga teknik penggunaan yang paling efisien.
Implementasi fitur ini juga menandai babak baru dalam pencarian visual yang lebih intuitif. Dengan integrasi yang mendalam pada sistem operasi Android, pengguna tidak lagi merasa terputus saat mencari informasi. Kecepatan dan akurasi yang ditawarkan oleh algoritma Google menjadikannya salah satu fitur AI paling berguna yang pernah dirilis dalam beberapa tahun terakhir bagi ekosistem seluler global.
Memahami Konsep dan Teknologi di Balik Circle to Search
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami bahwa Circle to Search adalah evolusi dari Google Lens dan Google Search. Teknologi ini memanfaatkan pengenalan gambar tingkat tinggi dan pembelajaran mesin untuk menganalisis piksel pada layar secara real-time. Berbeda dengan pencarian gambar tradisional yang mengharuskan Anda mengunggah file, fitur ini bekerja pada lapisan antarmuka sistem, sehingga dapat mengenali objek dalam video yang sedang berjalan atau bahkan teks di dalam sebuah aplikasi yang memproteksi penyalinan data.
Keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk melakukan Multisearch. Artinya, setelah Anda melingkari sebuah objek, Anda bisa menambahkan kata kunci teks untuk mempersempit hasil pencarian. Misalnya, Anda melingkari sebuah tanaman dan menambahkan teks "cara merawat", maka Google akan menyajikan informasi spesifik mengenai perawatan tanaman tersebut. Ini adalah sinergi antara visi komputer dan pemrosesan bahasa alami (NLP) yang sangat canggih.
Selain itu, fitur ini dirancang dengan privasi sebagai pertimbangan. Meskipun ia dapat membaca layar, proses pencarian hanya akan aktif ketika pengguna secara sadar memicu perintah tersebut. Google memastikan bahwa data yang diproses selama pencarian aman dan digunakan untuk memberikan hasil yang relevan secara instan. Sebelum mencoba fitur hebat ini, pastikan data Anda aman dengan menyimak Tutorial Cara Backup Data Android ke Google Drive Secara Otomatis untuk menghindari kehilangan konfigurasi penting pada akun Google Anda.
Daftar Smartphone yang Mendukung Circle to Search
Saat pertama kali diluncurkan, Circle to Search adalah fitur unggulan untuk seri Samsung Galaxy S24 dan Google Pixel 8. Namun, seiring berjalannya waktu, Google mulai memperluas ketersediaan fitur ini ke lebih banyak perangkat. Secara umum, perangkat yang mendukung fitur ini adalah perangkat dengan spesifikasi perangkat keras yang mumpuni untuk menjalankan tugas AI di sisi perangkat atau melalui cloud yang sangat cepat. Berikut adalah daftar kategori smartphone yang saat ini mendukung fitur tersebut:
- Samsung Galaxy Series: Seri Galaxy S24 (Ultra, Plus, Standard), seri Galaxy S23, Galaxy S22, serta perangkat lipat seperti Galaxy Z Fold 6, Z Flip 6, Z Fold 5, dan Z Flip 5. Bahkan beberapa seri Galaxy Tab S9 juga telah menerima pembaruan ini.
- Google Pixel Series: Mulai dari Pixel 8 Pro, Pixel 8, Pixel 7 Pro, Pixel 7, hingga seri Pixel 6 dan Pixel Fold.
- Perangkat Android Lainnya: Beberapa model flagship terbaru dari brand seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo yang menjalankan Android 14 ke atas juga mulai mendapatkan fitur ini melalui pembaruan Google Play System secara bertahap.
Jika perangkat Anda tidak ada dalam daftar di atas, jangan berkecil hati. Google telah menyatakan komitmennya untuk membawa fitur ini ke lebih dari 200 juta perangkat Android hingga akhir tahun. Kuncinya adalah selalu melakukan pembaruan pada aplikasi Google dan sistem operasi Android Anda. Pastikan Anda memiliki versi terbaru dari Google App yang tersedia di Play Store karena logika utama dari fitur ini berada di dalam aplikasi tersebut, bukan hanya pada sistem operasinya saja.
Cara Mengaktifkan Circle to Search di Pengaturan
Meskipun fitur ini biasanya aktif secara otomatis setelah pembaruan sistem, ada kalanya Anda perlu memastikannya secara manual melalui menu pengaturan. Proses aktivasi ini mungkin sedikit berbeda antar merek ponsel, namun prinsip dasarnya tetap sama. Pada perangkat Samsung, Anda dapat menemukannya di bagian Fitur Lanjutan, sementara pada Pixel, ia berada di bawah pengaturan navigasi sistem.
Berikut adalah langkah-langkah umum untuk memastikan fitur ini siap digunakan:
- Buka menu Pengaturan atau Settings di smartphone Anda.
- Masuk ke menu Tampilan atau Display, lalu cari opsi Bilah Navigasi (Navigation Bar).
- Di dalam menu tersebut, Anda akan menemukan opsi berlabel Circle to Search atau Lingkari untuk Mencari.
- Pastikan tombol toggle berada pada posisi aktif (On).
- Jika Anda menggunakan navigasi gestur, pastikan Anda memahami bahwa pemicu utamanya adalah menekan lama pada area garis gestur di bawah layar.
Penting untuk diingat bahwa jika Anda menggunakan aplikasi peluncur pihak ketiga (third-party launcher) seperti Nova Launcher atau Microsoft Launcher, fitur ini mungkin tidak muncul atau tidak berfungsi dengan sempurna. Hal ini dikarenakan Circle to Search membutuhkan integrasi yang erat dengan sistem navigasi bawaan pabrik. Jika Anda mengalami kesulitan saat melakukan pengaturan karena banyaknya aplikasi yang terinstal, Anda mungkin perlu merapikan tampilan dengan mengikuti Cara Menyembunyikan Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi, dan Oppo agar navigasi sistem lebih bersih dan mudah diatur.
Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan Circle to Search
Setelah fitur dipastikan aktif, Anda bisa langsung menggunakannya di aplikasi mana saja, kecuali aplikasi yang secara eksplisit melarang tangkapan layar karena alasan keamanan (seperti aplikasi perbankan atau mode samaran di peramban). Berikut adalah prosedur penggunaannya yang sangat sederhana dan bisa dilakukan dalam hitungan detik:
- Langkah 1: Tentukan objek atau teks di layar yang ingin Anda cari informasinya. Tidak perlu menjeda video atau menghentikan aktivitas aplikasi.
- Langkah 2: Tekan dan tahan (long press) pada Tombol Home jika Anda menggunakan navigasi tiga tombol, atau tekan lama pada Garis Navigasi di bagian bawah layar jika Anda menggunakan navigasi gestur.
- Langkah 3: Layar akan sedikit meredup dan muncul efek kilauan (shimmer) yang menandakan bahwa mode Circle to Search telah aktif.
- Langkah 4: Gunakan jari Anda untuk melingkari, mengarsir, atau cukup mengetuk objek yang ingin dicari.
- Langkah 5: Hasil pencarian Google akan muncul dari bawah layar dalam bentuk panel pop-up. Anda bisa menggulir panel tersebut ke atas untuk melihat informasi yang lebih lengkap.
Salah satu aspek yang paling mengesankan adalah fleksibilitasnya. Jika Anda melingkari sebuah paragraf dalam bahasa asing, fitur ini secara otomatis akan menawarkan opsi untuk menerjemahkan teks tersebut secara langsung di layar. Ini sangat berguna bagi pelajar atau profesional yang sering berinteraksi dengan konten internasional. Anda juga dapat memperbesar hasil pencarian tanpa harus meninggalkan aplikasi utama Anda, sehingga alur kerja tetap terjaga dengan efisien.
Tips dan Trik Mengoptimalkan Hasil Pencarian Visual
Menggunakan Circle to Search bukan hanya sekadar melingkari gambar secara acak. Ada beberapa teknik yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih akurat. Pertama, cobalah untuk melingkari objek sedekat mungkin dengan tepiannya. Hal ini membantu AI Google memisahkan objek utama dari latar belakang yang mungkin membingungkan algoritma. Jika objeknya terlalu kecil, gunakan gestur cubit (pinch to zoom) pada layar sebelum mengaktifkan fitur pencarian agar objek terlihat lebih jelas.
Kedua, manfaatkan fitur Multisearch yang telah disebutkan sebelumnya. Setelah hasil pencarian awal muncul, Anda akan melihat kotak teks yang bertuliskan "Tambahkan ke pencarian Anda". Di sini, Anda bisa mengetikkan spesifikasi tambahan. Contohnya, jika Anda melingkari sebuah kursi, Anda bisa mengetikkan "warna biru" atau "harga di bawah 1 juta" untuk mendapatkan hasil yang lebih relevan dengan kebutuhan belanja Anda.
Ketiga, gunakan fitur ini untuk mengidentifikasi teks di dalam gambar yang tidak bisa disalin. Misalnya, ada alamat email atau nomor telepon dalam sebuah poster digital. Dengan melingkarinya, Circle to Search akan mengenali teks tersebut dan memberikan opsi untuk langsung menyalin, menelepon, atau mengirim pesan. Ini adalah cara tercepat untuk memindahkan informasi dari format visual ke format teks fungsional tanpa harus mengetik ulang secara manual yang rentan terhadap kesalahan.
Mengatasi Kendala Umum Saat Menggunakan Fitur AI
Meskipun canggih, terkadang pengguna mengalami beberapa kendala saat menggunakan Circle to Search. Masalah yang paling umum adalah fitur tidak muncul meskipun tombol home ditekan lama. Hal ini biasanya disebabkan oleh koneksi internet yang tidak stabil atau lambat. Karena proses analisis gambar dilakukan di server Google, pastikan Anda memiliki koneksi data atau Wi-Fi yang memadai. Tanpa internet, fitur ini tidak akan berfungsi sama sekali.
Masalah lain bisa muncul dari sisi perangkat lunak. Jika Anda merasa fitur ini mulai lambat atau sering mengalami crash, cobalah untuk menghapus cache pada aplikasi Google. Anda dapat melakukannya melalui menu Pengaturan > Aplikasi > Google > Penyimpanan > Hapus Cache. Selain itu, pastikan tidak ada aplikasi overlay atau "perekam layar" yang sedang berjalan secara intensif, karena ini terkadang dapat berkonflik dengan lapisan antarmuka yang digunakan oleh Circle to Search.
Terakhir, perlu diketahui bahwa ketersediaan fitur tertentu di dalam Circle to Search (seperti ringkasan AI atau hasil belanja langsung) mungkin bervariasi tergantung pada wilayah atau negara tempat Anda tinggal. Google sering meluncurkan fitur tambahan secara bertahap. Jika Anda melihat orang lain memiliki opsi tambahan yang tidak Anda miliki, besar kemungkinan itu adalah bagian dari peluncuran regional yang akan segera menyusul ke perangkat Anda dalam waktu dekat.
Masa Depan Pencarian Visual di Ekosistem Android
Circle to Search hanyalah awal dari integrasi AI yang lebih dalam pada perangkat seluler. Di masa depan, diperkirakan fitur ini akan mampu melakukan lebih dari sekadar mencari gambar. Kita mungkin akan melihat integrasi dengan kalender, di mana melingkari tanggal pada sebuah pengumuman acara akan otomatis membuat jadwal di kalender Anda. Atau bahkan integrasi dengan dompet digital untuk melakukan pembayaran instan hanya dengan melingkari kode QR yang muncul di video streaming.
Keberadaan fitur ini juga mendorong para pengembang aplikasi untuk membuat konten yang lebih ramah terhadap pencarian visual. Dengan semakin banyaknya orang yang mencari produk melalui layar smartphone, optimasi gambar dan metadata akan menjadi kunci dalam dunia pemasaran digital. Bagi kita sebagai pengguna, hal ini berarti pengalaman yang lebih mulus, lebih cepat, dan jauh lebih cerdas dalam menjelajahi luasnya informasi di internet.
Dengan menguasai cara menggunakan Circle to Search, Anda telah mengambil satu langkah maju dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk produktivitas. Fitur ini bukan sekadar gimik, melainkan alat bantu yang nyata dalam memecahkan masalah sehari-hari dengan cara yang paling alami: melalui penglihatan dan sentuhan. Teruslah bereksplorasi dengan berbagai objek di sekitar Anda dan temukan betapa mudahnya dunia dalam jangkauan satu lingkaran kecil.
Secara keseluruhan, Circle to Search adalah jembatan yang menghubungkan apa yang kita lihat di layar dengan gudang informasi tak terbatas milik Google. Pengguna hanya perlu memastikan perangkat mereka mendukung, melakukan pembaruan rutin, dan memahami gestur pemicu yang tepat. Dengan teknik melingkari, mengetuk, atau mencoret, pencarian informasi kini tidak lagi memerlukan pengetikan yang membosankan, melainkan menjadi sebuah interaksi yang menyenangkan dan efisien di berbagai jenis smartphone modern.
