Cara Cek Voucher XL Sudah Terpakai atau Belum

Banyak orang baru menyadari ada masalah setelah mencoba mengisi ulang kuota, tetapi kode voucher tidak bisa digunakan. Kondisi seperti ini cukup sering terjadi, terutama saat membeli voucher fisik di konter. Karena itu, penting memahami cara cek voucher XL sudah terpakai atau belum sebelum benar-benar menggunakannya.

Voucher XL pada dasarnya memiliki sistem pengecekan tersendiri. Statusnya bisa aktif, sudah pernah dipakai, atau bahkan sudah kedaluwarsa meskipun belum digosok. Jika tidak teliti sejak awal, kerugian kecil seperti ini bisa terulang.

Ada beberapa metode yang biasa digunakan untuk memastikan status voucher. Sebagian dilakukan oleh konter menggunakan perangkat khusus, sebagian lagi bisa dilihat langsung dari kondisi fisik voucher. Semua cara tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu memastikan voucher masih dapat digunakan.

Berikut penjelasan lengkap mengenai cara cek voucher XL sudah terpakai atau belum beserta langkah-langkahnya.

1. Mengecek Status Voucher XL Melalui Chip Dompul

Chip dompul umumnya digunakan oleh konter penjual pulsa dan voucher. Perangkat ini membantu memastikan apakah voucher yang akan dijual masih aktif atau sudah pernah ditransfer sebelumnya. Dengan pengecekan ini, penjual dapat menghindari penjualan voucher yang tidak valid.

Jika ingin memastikan melalui chip dompul, langkah-langkahnya sebagai berikut:

Ketika hendak memastikan voucher benar-benar bisa dipakai sebelum dibeli atau digunakan, pengecekan melalui chip dompul bisa dilakukan dengan tahapan berikut ini.

  • Akses pada menu panggilan di chip dompul, ketik *151*5*7*2#, lalu tekan tombol call.
  • Masukkan nomor seri voucher yang berada di samping hologram, terdiri dari 12 digit angka, kemudian tekan panggil.
  • Jika muncul notifikasi seperti “562185026901 masih dapat digunakan”, berarti voucher tersebut masih aktif.
  • Jika muncul keterangan seperti “Xtra Combo Lite 6GB telah ditransfer”, artinya voucher sudah pernah digunakan dan tidak bisa dipakai kembali.

Balasan berupa deretan angka juga memiliki arti tertentu. Misalnya muncul kode 562185026901. Format tersebut dapat dibaca sebagai XX21XX02XX01. Polanya diubah menjadi XXYYXXDDXXMM yang berarti Year - Day - Month atau Tahun - Hari - Bulan.

Dari contoh tersebut, XX21XX02XX01 menunjukkan masa aktif voucher sampai 02 Januari 2021. Informasi ini membantu mengetahui batas waktu penggunaan sebelum voucher benar-benar kedaluwarsa.

Intinya, jika balasan menyatakan masih dapat digunakan, maka kode voucher belum pernah diaktifkan dan masih valid. Sebaliknya, jika terdapat keterangan telah ditransfer, berarti voucher sudah digunakan sebelumnya dan tidak bisa dipakai lagi.

2. Memeriksa Kode Pelindung HRN atau Hologram Voucher

Selain menggunakan chip dompul, pengecekan juga bisa dilakukan dari kondisi fisik voucher. Setiap voucher XL memiliki kode pelindung HRN yang tertutup lapisan hologram. Bagian ini berfungsi melindungi kode agar tidak diketahui sebelum digosok.

Jika hologram sudah tergosok, besar kemungkinan kode voucher pernah dibuka. Banyak orang terburu-buru membeli tanpa memperhatikan detail ini, lalu baru menyadari setelah sampai di rumah bahwa lapisan pelindung sudah tidak utuh. Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya hanya membeli voucher dengan hologram yang masih rapi dan belum terbuka.

Lalu bagaimana jika voucher sudah digosok? Voucher yang lapisannya sudah dibuka masih dapat digunakan selama belum pernah diaktivasi dan statusnya tetap aktif. Ada situasi di mana hologram terlanjur digosok, tetapi kode ternyata belum pernah dipakai.

Namun ketika membeli voucher dengan kondisi sudah tergosok, penting memastikan ada jaminan dari penjual bahwa voucher masih valid. Lebih aman lagi jika langsung mengaktifkannya di tempat pembelian. Jika harus dibawa pulang, sebaiknya pilih voucher dengan hologram yang masih utuh untuk meminimalkan risiko.

3. Memastikan Masa Aktif atau Tanggal Kedaluwarsa Voucher

Masalah lain yang sering terjadi adalah voucher tidak bisa digunakan meskipun hologram belum digosok. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh masa berlaku kode voucher yang sudah habis.

Voucher expired berarti kode tersebut telah melewati batas waktu penggunaan. Saat masa aktif kode habis, voucher tidak dapat diaktivasi lagi dan kuota di dalamnya tidak bisa digunakan.

Karena itu, saat membeli voucher XL, jangan hanya melihat kondisi hologram. Perhatikan juga keterangan expiry date yang biasanya tercetak di dekat nomor seri voucher. Informasi ini menunjukkan batas akhir kode dapat diaktifkan.

Apabila tanggal kedaluwarsa masih lama dan hasil pengecekan melalui chip dompul menunjukkan status aktif, maka besar kemungkinan voucher belum pernah digunakan dan masih dapat dipakai.

Perlu dipahami bahwa masa aktif paket berbeda dengan expiry date kode voucher. Misalnya tercantum masa aktif 30 hari, itu berarti kuota akan berlaku selama 30 hari setelah kode berhasil diaktivasi. Sedangkan expiry date menunjukkan batas waktu sebelum kode tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Cara Mengaktifkan Voucher Kuota XL

Setelah memastikan voucher masih aktif dan belum pernah dipakai, langkah berikutnya adalah mengisi ulang kuota menggunakan kode tersebut.

  • Ketik *123*234*2*KodeVoucher# lalu tekan panggil.
  • Tunggu notifikasi bahwa paket telah aktif dan siap digunakan.

Jika proses berhasil, paket internet akan langsung masuk sesuai jenis voucher yang dibeli.

Dengan memahami cara cek voucher XL sudah terpakai atau belum melalui chip dompul, pemeriksaan hologram, dan pengecekan masa aktif, risiko membeli voucher yang tidak valid bisa dihindari. Ketelitian saat membeli dan memastikan status sebelum aktivasi menjadi langkah penting agar voucher XL benar-benar dapat digunakan sesuai fungsinya.