Cara Mematikan Windows Update Secara Permanen & Sementara di Windows 7–11

Saat laptop atau PC sedang digunakan untuk bekerja, gangguan kecil saja bisa terasa sangat menghambat. Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah perangkat tiba-tiba melambat tanpa alasan yang jelas. Situasi ini kerap membuat pengguna kehilangan fokus, terutama ketika pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu.

Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah proses Windows Update yang berjalan otomatis. Pembaruan ini dapat menggunakan koneksi internet sekaligus sumber daya sistem dalam waktu bersamaan. Akibatnya, performa perangkat menurun dan respons menjadi lebih lambat.

Kondisi tersebut tentu terasa menyulitkan jika kamu sedang membuka banyak aplikasi atau mengerjakan tugas penting. Apalagi jika pembaruan berlangsung cukup lama dan memaksa sistem melakukan restart. Hal ini membuat aktivitas kerja terhenti tanpa persiapan.

Untuk menghindari gangguan semacam itu, sebagian pengguna memilih untuk mengatur atau menonaktifkan Windows Update. Pembahasan berikut akan mengulas cara mematikan Windows Update secara permanen dan sementara pada berbagai versi Windows dengan langkah yang jelas dan berurutan.

Alasan Banyak Pengguna Menonaktifkan Windows Update

Windows Update memiliki peran penting dalam menjaga sistem tetap aman dan stabil. Namun, dalam praktiknya, pembaruan otomatis sering berjalan di waktu yang tidak bisa diprediksi. Kondisi inilah yang membuat sebagian pengguna merasa kurang nyaman.

Ketika update berlangsung, sistem akan memproses banyak data di latar belakang. Proses ini dapat berdampak langsung pada kinerja perangkat yang sedang digunakan. Terlebih lagi, tidak semua pengguna memiliki kebutuhan yang sama terhadap pembaruan otomatis.

  • Proses pembaruan sering berjalan tanpa pemberitahuan dan dapat memperlambat perangkat.
  • Update otomatis berpotensi menghabiskan kuota internet, terutama pada koneksi terbatas.
  • Waktu pembaruan yang tidak menentu dapat memaksa sistem melakukan restart berulang.

Risiko dan Pertimbangan Sebelum Mematikan Windows Update

Menonaktifkan Windows Update bukan keputusan yang bisa diambil tanpa pertimbangan. Pembaruan sistem biasanya membawa perbaikan bug serta peningkatan keamanan yang penting bagi perangkat.

Jika update dihentikan sepenuhnya, sistem tidak akan menerima perlindungan terbaru dari ancaman keamanan. Oleh karena itu, Windows menyediakan opsi penundaan pembaruan sebagai solusi sementara bagi pengguna yang membutuhkan waktu tanpa gangguan.

Dengan memanfaatkan fitur jeda update, pekerjaan dapat diselesaikan lebih nyaman tanpa mengabaikan keamanan sistem. Setelah aktivitas selesai, pembaruan tetap dapat diaktifkan kembali sesuai kebutuhan.

Cara Mematikan Windows Update pada Windows 11, 10, 8, dan 7

Jika pembaruan otomatis terasa mengganggu, Windows menyediakan beberapa cara untuk mengatur atau menghentikan update. Metode yang digunakan dapat disesuaikan dengan versi Windows yang kamu pakai.

Menonaktifkan Windows Update Sementara di Windows 11

Windows 11 memiliki fitur jeda pembaruan yang memungkinkan pengguna menghentikan update dalam waktu terbatas. Opsi ini cocok digunakan saat kamu sedang fokus bekerja.

  • Buka menu Start, lalu masuk ke Settings.
  • Pilih menu Windows Update.
  • Pada bagian Pause updates, klik opsi Pause for 1 week.
  • Konfirmasi pilihan untuk menunda pembaruan selama tujuh hari.

Menonaktifkan Update Windows 11 Permanen Melalui Windows Services

Menonaktifkan update melalui Windows Services bertujuan menghentikan layanan pembaruan agar tidak berjalan otomatis di latar belakang.

  • Tekan Windows + R untuk membuka jendela Run.
  • Ketik services.msc, lalu tekan Enter.
  • Gulir daftar layanan hingga menemukan Windows Update.
  • Klik dua kali Windows Update untuk membuka pengaturan.
  • Pada bagian Startup type, pilih Disabled.
  • Klik Apply, kemudian OK untuk menyimpan perubahan.

Menonaktifkan Update Windows 11 Permanen Melalui Registry Editor

Registry Editor memungkinkan pengaturan pembaruan dilakukan langsung pada tingkat sistem. Cara ini memberikan kontrol penuh terhadap update otomatis.

  • Tekan Windows + R, ketik regedit.exe, lalu tekan Enter.
  • Arahkan ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU.
  • Klik kanan di area kosong, pilih New dan buat DWORD (32-bit) Value.
  • Beri nama NoAutoUpdate.
  • Ubah nilainya menjadi 1.
  • Simpan perubahan dan restart perangkat.

Mematikan Pembaruan Windows 11 Menggunakan Group Policy Editor

Group Policy Editor memungkinkan pengaturan update dilakukan secara terstruktur sehingga pembaruan tidak berjalan otomatis.

  • Tekan Windows + R dan ketik gpedit.msc.
  • Buka Computer Configuration.
  • Pilih Administrative Templates.
  • Masuk ke Windows Components.
  • Pilih Windows Update lalu Manage end user experience.
  • Buka Configure Automatic Updates.
  • Pilih opsi Disabled dan simpan pengaturan.

Menonaktifkan Update Windows 11 dengan Mengatur Koneksi Terukur

Pengaturan koneksi terukur dapat digunakan untuk mencegah Windows mengunduh update otomatis saat menggunakan jaringan dengan kuota terbatas.

  • Buka Settings dari menu Start.
  • Pilih Network & Internet.
  • Masuk ke menu Properties pada jaringan yang digunakan.
  • Aktifkan Metered connection.
  • Buka Windows Update dan pilih Advanced options.
  • Matikan opsi Download updates over metered connections.

Menonaktifkan Windows Update Sementara di Windows 10

Windows 10 juga menyediakan fitur penundaan update yang bisa digunakan saat dibutuhkan.

  • Buka Start dan masuk ke Settings.
  • Pilih Update & Security.
  • Masuk ke Windows Update.
  • Pilih Pause updates for 7 days.

Menonaktifkan Update Windows 10 Permanen Melalui Control Panel

Control Panel masih dapat digunakan untuk menghentikan update secara manual pada Windows 10.

  • Buka Control Panel dari menu Start.
  • Pilih Administrative Tools.
  • Masuk ke menu Services.
  • Cari Windows Update dan klik dua kali.
  • Klik tombol Stop jika layanan sedang berjalan.
  • Ubah Startup type menjadi Disabled.
  • Klik Apply dan OK.
  • Restart komputer.

Menonaktifkan Update Windows 10 Permanen Melalui Windows Services

Metode ini menghentikan layanan update agar tidak aktif kembali secara otomatis.

  • Tekan Windows + R dan ketik services.msc.
  • Cari layanan Windows Update.
  • Buka pengaturan layanan dengan klik dua kali.
  • Ubah Startup type menjadi Disabled.
  • Klik Apply dan OK.

Mematikan Pembaruan Driver Otomatis Menggunakan Hardware ID di Windows 10

Pembaruan driver tertentu dapat diblokir dengan memanfaatkan Hardware ID melalui Group Policy Editor.

  • Buka Device Manager melalui pencarian Windows.
  • Pilih driver yang ingin diblokir, lalu buka Properties.
  • Masuk ke tab Details dan pilih Hardware IDs.
  • Salin nilai Hardware ID yang muncul.
  • Buka Run dan ketik gpedit.msc.
  • Arahkan ke Device Installation Restrictions.
  • Aktifkan Prevent installation of devices that match any of these device IDs.
  • Masukkan Hardware ID ke dalam daftar.

Menonaktifkan Pembaruan Driver di Windows 10 dan 11

Jika pembaruan driver dan BIOS dirasa mengganggu, pengaturannya dapat diubah melalui Group Policy Editor.

  • Buka Group Policy Editor.
  • Masuk ke Windows Update.
  • Pilih Do not include drivers with Windows Update.
  • Aktifkan pengaturan tersebut.
  • Simpan perubahan.

Menonaktifkan Update Windows 8 Melalui Control Panel

Windows 8 menyediakan pengaturan update langsung melalui Control Panel yang cukup mudah digunakan.

  • Buka Control Panel dari menu Start.
  • Pilih System and Security.
  • Masuk ke Windows Update.
  • Pilih Turn automatic updating on or off.
  • Ubah Important Updates menjadi Never check for updates.
  • Klik OK.

Menonaktifkan Update Windows 8 Menggunakan Computer Management

Pengaturan ini memungkinkan kontrol update dilakukan langsung pada layanan sistem.

  • Klik kanan My PC dan pilih Manage.
  • Buka Service and Applications.
  • Masuk ke menu Services.
  • Cari Windows Update dan buka Properties.
  • Ubah tipe startup menjadi Disabled.
  • Klik Stop untuk menghentikan layanan.
  • Simpan pengaturan.

Mematikan Update Windows 7 Menggunakan Control Panel

Pada Windows 7, update otomatis masih dapat diatur melalui Control Panel.

  • Buka Start dan pilih Control Panel.
  • Masuk ke System and Security.
  • Pilih Windows Update.
  • Klik Change settings.
  • Ubah Important Updates menjadi Never check for updates.
  • Klik OK.

Menonaktifkan Update Windows 7 Melalui Windows Services

Selain Control Panel, update Windows 7 juga bisa dihentikan melalui layanan sistem.

  • Klik ikon Windows di pojok kiri bawah.
  • Ketik Services pada kolom pencarian dan buka menu tersebut.
  • Gulir daftar layanan hingga menemukan Windows Update.
  • Pilih layanan tersebut dengan satu kali klik.
  • Ubah Startup type menjadi Disabled.
  • Klik Apply.

Menonaktifkan Update Windows 7 Menggunakan Registry Editor

Registry Editor memberikan kontrol tambahan untuk menghentikan update otomatis pada Windows 7.

  • Tekan Windows + R dan ketik regedit.
  • Arahkan ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate.
  • Buat DWORD (32-bit) Value baru dengan nama NoAutoUpdate.
  • Ubah nilainya menjadi 1.
  • Klik OK dan restart perangkat.

Berbagai cara di atas dapat digunakan untuk mematikan Windows Update sesuai dengan versi sistem yang digunakan. Setiap metode memiliki fungsi yang sama, yaitu menghentikan pembaruan otomatis agar tidak mengganggu aktivitas.

Perlu diingat bahwa menonaktifkan Windows Update dapat mengurangi tingkat keamanan perangkat. Jika kamu memilih untuk mematikannya, pastikan tetap melakukan pembaruan secara manual agar sistem tetap terlindungi.

Memahami cara mematikan Windows Update secara permanen dan sementara dapat membantu menjaga kenyamanan saat bekerja. Dengan pengaturan yang tepat, kinerja perangkat tetap optimal tanpa gangguan pembaruan mendadak.